Daftar Isi | Pidato Perpisahan | Pidato Sambutan | Pidato Inggris | Pidato Sunda | Video Aneh | Video Lucu | Tips Sukses Program Makmur Bersama

Selasa, 29 Juni 2010

Pidato Perpisahan Kelas 6

Pidato perpisahan kelas 6 ini bisa Anda ambil gratis tanpa syarat. Anda mungkin sekarang menjadi lebih senang karena dihadapan Anda sekarang sudah ada banyak contoh pidato perpisahan kelas 6 yang bisa Anda ambil kapan saja sesuai yang Anda butuhkan.

Pidato perpisahan kelas 6 ini biasanya disampaikan pada saat perayaan kelulusan kelas 6 SD yang berbarengan dengan kenaikan kelas (samenan). Atau saat upacara bendera, atau di kelas yang disampaikan oleh wali kelas \ guru kelas .

Pidato perpisahan kelas 6 ini seperti Pidato perpisahan lain. Secara umum isinya meliputi kata-kata ucapan perpisahan , permohonan maaf, harapan dari guru untu siswa, dll.

Di bawah ini Anda bisa dapatkan contoh pidato perpisahan kelas 6 yang Anda cari.

Semoga contoh pidato perpisahan kelas 6 ini bermanfaat buat Anda sebagai inspirasi tugas sekolah atau inspirasi saat Anda menyusun uraian pidato perpisahan yang aka Anda sampaikan nanti pada acara perpisahan.

Sebarkan kepada teman Anda jika contoh pidato perpisahan ini terasa bermanfaat buat Anda.

Terima kasih
Atas kunjungan Anda
Tinggalkan komentar atau tanggapan Anda disini.

Minggu, 06 Juni 2010

Contoh Naskah Pidato

Selamat Datang di Contoh Naskah Pidato

Anda kali ini berada di tempat yang akan membuat perasaan Anda berbinar-binar penuh bahagia karena sebentar lagi Anda akan mendapatkan contoh naskah pidato yang sangat Anda butuhkan.

Anda mungkin tidak perlu kelimpungan lagi dan tidak perlu repot-repot dari awal untuk menyusun sebuah pidato karena semua itu bisa Anda dapatkan disini GRATIS.

Contoh naskah pidato ini bisa Anda ambil sepuasnya sesuai dengan yang Anda butuhkan.

Inilah caranya!!!

Bagaimana Anda bisa melihat tema atau judul pidato yang Anda butuhkan? Sangat mudah. Coba tengok dan arahkan pandangan Anda pada kolom sebelah kanan.

Jika mata Anda sudah mengarah kepada kolom sebelah kanan maka di sana akan terlihat tema-tema atau judu pidato yang mungkin sangat menarik dan sangat Anda butuhkan karena cocok dengan tema atau judul yang Anda minati.

Atau Anda bisa klik contoh naskan pidato ini.

Selamat berselancar.
selamat berbahagia.


Sabtu, 05 Juni 2010

Kumpulan Contoh Naskah Pidato Global Warming




Contoh naskah pidato global warming ini akan Anda dapatkan sekarang. Contoh pidato ini akan terus bertambah seiring berjalannya waktu dan sambil terus kami memperbaiki pelayanan kami untuk Anda terutama dalam menyajikan berbagai macam contoh pidato.

Hanya saja mungkin Anda perlu memantaunya secara rutin, bisa satu hari sekali atau seminggu sekali atau dua minggu sekali. Anda perlu datang kembali ke sini untuk memastikan bahwa Anda bisa mendapat contoh pidato terbaru.

Hanya saja kami akan memprioritaskan permintaan terbanyak dari teman-teman yang bisa kami lihat dari komentar di setiap postingan atau permintaan melalui kontak kami yang jumlahnya sekitar 500 email. 500 email tadi mendapat kabar terbaru dari kami contoh pidato terbaru maupun informasi-informasi penting lainnya. Anda bisa menjadi salah satu dari mereka dengan hanya menyebutkan contoh pidato apa yang Anda butuhkan.

Ini dilakukan untuk mengetahui pidato mana yang banyak di butuhkan sehingga kami bisa membuat contoh pidato berkualitas sesuai permintaan.

Inilah contoh pidato global warming Anda :
  1. Contoh Naskah Pidato Global Warming | Mengatasi Bahaya Pemanasan Global
  2. Segera Menyusul
Mungkin Anda ingin melihat contoh pidato berikutnya, lihat sekarang!!!
  1. Contoh Naskah Pidato Korupsi | Negara Versus Korupsi
  2. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional
  3. Contoh Naskah Pidato AIDS HIV | Mencegah Terjangkitnya AIDS HIV
  4. Contoh Naskah Pidato 17 Agustus | Pelajaran Berharga Dari Jepang
  5. Contoh Naskah Pidato Perpisahan SMP SLTP | Perpisahan Itu Berat Rasanya

Sekarang Berikan usulan atau kometar Anda pidato global warming apa lagi yang mungkin Anda atau orang lain butuhkan?

Kumpulan Contoh Naskah Pidato AIDS HIV




Contoh naskah pidato AIDS HIV ini akan Anda dapatkan sekarang. Contoh pidato ini akan terus bertambah seiring berjalannya waktu dan sambil terus kami memperbaiki pelayanan kami untuk Anda terutama dalam menyajikan berbagai macam contoh pidato.

Hanya saja mungkin Anda perlu memantaunya secara rutin, bisa satu hari sekali atau seminggu sekali atau dua minggu sekali. Anda perlu datang kembali ke sini untuk memastikan bahwa Anda bisa mendapat contoh pidato terbaru.

Hanya saja kami akan memprioritaskan permintaan terbanyak dari teman-teman yang bisa kami lihat dari komentar di setiap postingan atau permintaan melalui kontak kami yang jumlahnya sekitar 500 email. 500 email tadi mendapat kabar terbaru dari kami contoh pidato terbaru maupun informasi-informasi penting lainnya. Anda bisa menjadi salah satu dari mereka dengan hanya menyebutkan contoh pidato apa yang Anda butuhkan.

Ini dilakukan untuk mengetahui pidato mana yang banyak di butuhkan sehingga kami bisa membuat contoh pidato berkualitas sesuai permintaan.

Inilah contoh pidato AIDS HIV Anda :
  1. Contoh Naskah Pidato Perpisahan SMP SLTP | Perpisahan Itu Berat Rasanya
  2. Contoh Naskah Pidato Perpisahan SMA SMK | Raih Kehidupan Lebih Baik Di Masa Depan
  3. Contoh Naskah Pidato Perpisahan SD TPA MADRASAH | Rajin Belajar Gapai Cita-cita
  4. Segera Menyusul
Mungkin Anda ingin melihat contoh pidato berikutnya, lihat sekarang!!!
  1. Contoh Naskah Pidato Pendidikan Nasional| Memelihara Nilai-nilai Nasionalisme dan Patriotisme
  2. Contoh Naskah Pidato Global Warming | Mengatasi Bahaya Pemanasan Global
  3. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional
  4. Contoh Naskah Pidato AIDS HIV | Mencegah Terjangkitnya AIDS HIV
  5. Contoh Naskah Pidato 17 Agustus | Pelajaran Berharga Dari Jepang

Sekarang Berikan usulan atau kometar Anda pidato AIDS HIV apa lagi yang mungkin Anda atau orang lain butuhkan?

Kumpulan Contoh Naskah Pidato Perpisahan SD SMP SMK




Contoh naskah pidato perpisahan ini akan Anda dapatkan sekarang. Contoh pidato ini akan terus bertambah seiring berjalannya waktu dan sambil terus kami memperbaiki pelayanan kami untuk Anda terutama dalam menyajikan berbagai macam contoh pidato.

Hanya saja mungkin Anda perlu memantaunya secara rutin, bisa satu hari sekali atau seminggu sekali atau dua minggu sekali. Anda perlu datang kembali ke sini untuk memastikan bahwa Anda bisa mendapat contoh pidato terbaru.

Hanya saja kami akan memprioritaskan permintaan terbanyak dari teman-teman yang bisa kami lihat dari komentar di setiap postingan atau permintaan melalui kontak kami yang jumlahnya sekitar 500 email. 500 email tadi mendapat kabar terbaru dari kami contoh pidato terbaru maupun informasi-informasi penting lainnya. Anda bisa menjadi salah satu dari mereka dengan hanya menyebutkan contoh pidato apa yang Anda butuhkan.

Ini dilakukan untuk mengetahui pidato mana yang banyak di butuhkan sehingga kami bisa membuat contoh pidato berkualitas sesuai permintaan.

Inilah contoh pidato perpisahan Anda :
  1. Contoh Naskah Pidato Perpisahan SMP SLTP | Perpisahan Itu Berat Rasanya
  2. Contoh Naskah Pidato Perpisahan SMA SMK | Raih Kehidupan Lebih Baik Di Masa Depan
  3. Contoh Naskah Pidato Perpisahan SD TPA MADRASAH | Rajin Belajar Gapai Cita-cita
  4. Segera Menyusul
Mungkin Anda ingin melihat contoh pidato berikutnya, lihat sekarang!!!
  1. Contoh Naskah Pidato Pendidikan Nasional| Memelihara Nilai-nilai Nasionalisme dan Patriotisme
  2. Contoh Naskah Pidato Global Warming | Mengatasi Bahaya Pemanasan Global
  3. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional
  4. Contoh Naskah Pidato AIDS HIV | Mencegah Terjangkitnya AIDS HIV
  5. Contoh Naskah Pidato 17 Agustus | Pelajaran Berharga Dari Jepang

Sekarang Berikan usulan atau kometar Anda pidato perpisahan apa lagi yang mungkin Anda atau orang lain butuhkan?

Kumpulan Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional




Contoh naskah pidato kebangkitan Nasional ini akan Anda dapatkan sekarang. Contoh pidato ini akan terus bertambah seiring berjalannya waktu dan sambil terus kami memperbaiki pelayanan kami untuk Anda terutama dalam menyajikan berbagai macam Contoh pidato.

Hanya saja mungkin Anda perlu memantaunya secara rutin, bisa satu hari sekali atau seminggu sekali atau dua minggu sekali. Anda perlu datang kembali ke sini untuk memastikan bahwa Anda bisa mendapat Contoh naskah pidato terbaru.

Hanya saja kami akan memprioritaskan permintaan terbanyak dari teman-teman yang bisa kami lihat dari komentar di setiap postingan atau permintaan melalui kontak kami yang jumlahnya sekitar 500 email. 500 email tadi mendapat kabar terbaru dari kami contoh pidato terbaru maupun informasi-informasi penting lainnya. Anda bisa menjadi salah satu dari mereka dengan hanya menyebutkan contoh pidato apa yang Anda butuhkan.

Ini dilakukan untuk mengetahui pidato mana yang banyak di butuhkan sehingga kami bisa membuat Contoh naskah pidato berkualitas sesuai permintaan.

Inilah contoh pidato kebangkitan nasional Anda :
  1. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | Pidato Sambutan
  2. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | Bersama Kita Pasti Bisa
  3. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional
  4. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | Kebangkitan Bangsa Indonesia
  5. Segera Menyusul
Mungkin Anda ingin melihat contoh pidato berikutnya, lihat sekarang!!!
  1. Contoh Naskah Pidato Pendidikan Nasional| Memelihara Nilai-nilai Nasionalisme dan Patriotisme
  2. Contoh Naskah Pidato Global Warming | Mengatasi Bahaya Pemanasan Global
  3. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional
  4. Contoh Naskah Pidato AIDS HIV | Mencegah Terjangkitnya AIDS HIV
  5. Contoh Naskah Pidato Perpisahan SMP SLTP | Perpisahan Itu Berat Rasanya
Sekarang Berikan usulan atau kometar Anda pidato kebangkitan nasional apa lagi yang mungkin Anda atau orang lain butuhkan?

Kumpulan Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda




Contoh naskah pidato Sumpah Pemuda ini akan Anda dapatkan sekarang. Contoh naskah pidato ini akan terus bertambah seiring berjalannya waktu dan sambil terus kami memperbaiki pelayanan kami untuk Anda terutama dalam menyajikan berbagai macam Contoh naskah pidato.

Hanya saja mungkin Anda perlu memantaunya secara rutin, bisa satu hari sekali atau seminggu sekali atau dua minggu sekali. Anda perlu datang kembali ke sini untuk memastikan bahwa Anda bisa mendapat Contoh naskah pidato terbaru.

Hanya saja kami akan memprioritaskan permintaan terbanyak dari teman-teman yang bisa kami lihat dari komentar di setiap postingan atau permintaan melalui kontak kami yang jumlahnya sekitar 500 email. 500 email tadi mendapat kabar terbaru dari kami Contoh naskah pidato terbaru maupun informasi-informasi penting lainnya. Anda bisa menjadi salah satu dari mereka dengan hanya menyebutkan Contoh naskah pidato apa yang Anda butuhkan.

Ini dilakukan untuk mengetahui pidato mana yang banyak di butuhkan sehingga kami bisa membuat Contoh naskah pidato berkualitas sesuai permintaan.

Inilah contoh pidato sumpah pemuda Anda :
  1. Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda | Pidato Bung Karno
  2. Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda | Bagaimana Mewujudkan Target
  3. Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda | Bertekad Jadi Bangsa Mandiri
  4. Segera Menyusul
Mungkin Anda ingin melihat contoh pidato berikutnya, lihat sekarang!!!
  1. Contoh Naskah Pidato Pendidikan Nasional| Memelihara Nilai-nilai Nasionalisme dan Patriotisme
  2. Contoh Naskah Pidato Global Warming | Mengatasi Bahaya Pemanasan Global
  3. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional
  4. Contoh Naskah Pidato AIDS HIV | Mencegah Terjangkitnya AIDS HIV
  5. Contoh Naskah Pidato Perpisahan SMP SLTP | Perpisahan Itu Berat Rasanya
Sekarang Berikan usulan atau kometar Anda Contoh naskah pidato Sumpah Pemuda apa lagi yang mungkin Anda atau orang lain butuhkan?

Kumpulan Contoh Naskah Pidato Korupsi




Contoh naskah pidato Korupsi akan Anda dapatkan sekarang. Contoh naskah pidato ini akan terus bertambah seiring berjalannya waktu dan sambil terus kami memperbaiki pelayanan kami untuk Anda terutama dalam menyajikan berbagai macam Contoh naskah pidato.

Hanya saja mungkin Anda perlu memantaunya secara rutin, bisa satu hari sekali atau seminggu sekali atau dua minggu sekali. Anda perlu datang kembali ke sini untuk memastikan bahwa Anda bisa mendapat Contoh naskah pidato terbaru.

Kami akan memprioritaskan permintaan terbanyak dari teman-teman yang bisa kami lihat dari komentar di setiap postingan atau permintaan melalui kontak kami yang jumlahnya sekitar 500 email. 500 email tadi mendapat kabar terbaru dari kami Contoh naskah pidato terbaru maupun informasi-informasi penting lainnya. Anda bisa menjadi salah satu dari mereka dengan hanya menyebutkan Contoh naskah pidato apa yang Anda butuhkan.

Ini dilakukan untuk mengetahui pidato mana yang banyak di butuhkan sehingga kami bisa membuat contoh pidato berkualitas sesuai permintaan.

Inilah contoh pidato Korupsi Anda :
  1. Contoh Naskah Pidato Korupsi | Negara Versus Korupsi
  2. Contoh Naskah Pidato Korupsi | Perubahan Harus Di Mulai Dari Sekarang
  3. Segera Menyusul
Mungkin Anda ingin melihat contoh pidato berikutnya, lihat sekarang!!!
  1. Contoh Naskah Pidato Pendidikan Nasional| Memelihara Nilai-nilai Nasionalisme dan Patriotisme
  2. Contoh Naskah Pidato Global Warming | Mengatasi Bahaya Pemanasan Global
  3. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional
  4. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | Kebangkitan Bangsa Indonesia
  5. Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda | Pidato Bung Karno
Sekarang Berikan usulan atau kometar Anda pidato korupsi apa lagi yang mungkin Anda atau orang lain butuhkan?

Jumat, 04 Juni 2010

Kumpulan Contoh Naskah Pidato Narkoba




Kali ini Contoh naskah pidato yang akan Anda dapatkan adalah Contoh naskah pidato berkaitan dengan tema Narkoba. Bagaimana saat ini narkoba begitu meraja lela sehingga korban berjatuhan dimana-mana. temasuk orang tua maupun muda. Artis maupun anak kampung.

Anak muda khususnya anak sekolah biasanya sasran empuk untuk di bidik menjadi korban berikutnya. Maka Contoh naskah pidato ini bisa Anda gunakan untuk menghindarkan mereka dari korban narkoba.

Contoh Pidato tersebut Antara lain :
  1. Contoh Naskah Pidato Narkoba | Bahaya Narkoba
  2. Tunggu yang berikutnya
Mungkin Anda ingin melihat contoh pidato berikutnya, lihat sekarang!!!
  1. Contoh Naskah Pidato Motivasi | Generasi Muda Masa Depan
  2. Contoh Naskah Pidato Upacara Hari Senin
  3. Contoh Naskah Pidato Pendidikan Nasional| Memelihara Nilai-nilai Nasionalisme dan Patriotisme
  4. Contoh Naskah Pidato Global Warming | Mengatasi Bahaya Pemanasan Global
  5. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional
Semoga Contoh naskah pidato ini bisa membantu menyelesaikan tugas Anda.

Sekarang Berikan usulan atau kometar Anda pidato apa lagi yang mungkin Anda atau orang lain butuhkan?

Kumpulan Contoh Naskah Pidato Motivasi




Contoh naskah pidato motivasi akan Anda dapatkan sekarang. Contoh naskah pidato ini akan terus bertambah seiring berjalannya waktu dan sambil terus kami memperbaiki pelayanan kami untuk Anda terutama dalam menyajikan berbagai macam Contoh naskah pidato.

Hanya saja mungkin Anda perlu memantaunya secara rutin, bisa satu hari sekali atau seminggu sekali atau dua minggu sekali. Anda perlu datang kembali ke sini untuk memastikan bahwa Anda bisa mendapat Contoh naskah pidato.

Hanya saja kami akan memprioritaskan permintaan terbanyak dari teman-teman yang bisa kami lihat dari komentar di setiap postingan atau permintaan melalui kontak kami yang jumlahnya sekitar 500 email. 500 email tadi mendapat kabar terbaru dari kami Contoh naskah pidato terbaru maupun informasi-informasi penting lainnya. Anda bisa menjadi salah satu dari mereka dengan hanya menyebutkan Contoh naskah pidato apa yang Anda butuhkan.

Ini dilakukan untuk mengetahui pidato mana yang banyak di butuhkan sehingga kami bisa membuat contoh pidato berkualitas sesuai permintaan.

Inilah contoh pidato motivasi Anda :
  1. Contoh Naskah Pidato Motivasi Diri | Generasi Muda Masa Depan
  2. Segera Menyusul
Mungkin Anda ingin melihat contoh pidato berikutnya, lihat sekarang!!!
  1. Contoh Naskah Pidato Pendidikan Nasional| Memelihara Nilai-nilai Nasionalisme dan Patriotisme
  2. Contoh Naskah Pidato Global Warming | Mengatasi Bahaya Pemanasan Global
  3. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional
  4. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | Kebangkitan Bangsa Indonesia
  5. Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda | Pidato Bung Karno
Sekarang Berikan usulan atau kometar Anda pidato motivasi apa lagi yang mungkin Anda atau orang lain butuhkan?

Atau Anda ingin melihat Contoh naskah pidato lain disini.

Kamis, 03 Juni 2010

Daftar Isi Contoh Naskah Pidato




Ketika Anda melanjutkan terus membaca tulisan ini baris demi baris dan melihat kepada baris berikutnya maka Anda akan melihat daftar contoh-Contoh naskah pidato. Semua Contoh naskah pidato ini bisa Anda Ambil sepuasnya. Kami berharap Anda mendapat banyak manfaat dari apa yang kami sajikan berupa Contoh naskah pidato.

Inilah contoh naskah pidato yang bisa Anda ambil.
  1. Contoh Naskah Pidato Motivasi | Generasi Muda Masa Depan
  2. Contoh Naskah Pidato Narkoba | Bahaya Narkoba
  3. Contoh Naskah Pidato Upacara Hari Senin
  4. Contoh Naskah Pidato Pendidikan Nasional| Memelihara Nilai-nilai Nasionalisme dan Patriotisme
  5. Contoh Naskah Pidato Global Warming | Mengatasi Bahaya Pemanasan Global
  6. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional
  7. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | Kebangkitan Bangsa Indonesia
  8. Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda | Pidato Bung Karno
  9. Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda | Bagaimana Mewujudkan Target
  10. Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda | Bertekad Jadi Bangsa Mandiri
  11. Contoh Naskah Pidato AIDS HIV | Penanggulangan Penyakit AIDS HIV
  12. Contoh Naskah Pidato AIDS HIV | Mencegah Terjangkitnya AIDS HIV
  13. Contoh Naskah Pidato Perpisahan SMP SLTP | Perpisahan Itu Berat Rasanya
  14. Contoh Naskah Pidato Perpisahan SMA SMK | Raih Kehidupan Lebih Baik Di Masa Depan
  15. Contoh Naskah Pidato Perpisahan SD TPA MADRASAH | Rajin Belajar Gapai Cita-cita
  16. Contoh Naskah Pidato Globalisasi | Pengaruh Globalisasi
  17. Contoh Naskah Pidato 17 Agustus | Pelajaran Berharga Dari Jepang
  18. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | Pidato Sambutan
  19. Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | Bersama Kita Pasti Bisa
  20. Contoh Naskah Pidato Korupsi | Negara Versus Korupsi
  21. Contoh Naskah Pidato Korupsi | Perubahan Harus Di Mulai Dari Sekarang
Anda ingin lebih banyak lagi mendapatkannya? klik Contoh naskah pidato ini.

Rabu, 02 Juni 2010

Contoh Naskah Pidato Korupsi | Negara Versus Korupsi





Contoh naskah pidato ini silahkan Anda Copypaste tanpa harus minta ijin terlebih dahulu dari saya. Mudah sekali caranya dan Anda tidak perlu repot mengambilnya.

Saya mendapatkan Contoh naskah pidato ini dari hasil browsing di internet. Tetapi banyak pula Contoh naskah pidato yang sudah saya buat sendiri dan tersebar di beberapa blog.

Coba cara ini!!
Buka MsWord - lalu copy paste ke dalam Ms Word yang telah Anda buka.

----------------------------
Inilah Contoh Naskah Pidato Korupsi Anda
Dengan judul : Negara Versus Korupsi

Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.

Suatu kehormatan yang besar bagi kami memperoleh kesempatan menyampaikan Pidato Kebudayaan “Negara Versus Korupsi: Mencari Indonesia dalam Agama dan Kebudayaan” di Taman Ismail Marzuki. Terlebih lagi, kesempatan ini diberikan di dalam sepertiga akhir bulan mulia Ramadhan 1425 H. Saat dimana kita kian mendekatkan diri kepada-Nya sembari berkaca diri terhadap pencapaian moral spiritual individual dan kesalehan sosial kita.

Untuk kehormatan yang membahagiakan ini kami sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dewan Kesenian Jakarta, yang telah memelihara suatu tradisi positif untuk menciptakan kedekatan hubungan rakyat dengan rakyat dan rakyat dengan pemimpin.

Usaha ini perlu dipelihara dan didorong terus, mengingat makin berjaraknya hubungan keduanya. Dus, karena berjaraknya hubungan ini, isu-isu dan agenda bangsa menjadi elitis kian menjauh dari kepentingan kalangan akar rumput. Tradisi tatap muka ini, sangat mungkin menghadirkan kehangatan bersosialisasi, sekaligus memberi kesempatan para pemimpin untuk belajar langsung dari kebersahajaan rakyatnya.

Para hadirin dan hadirat yang terhormat, para budayawan, para seniman, para aktivis, para cendekiawan, para mahasiswa dan kawan-kawan tercinta,

Dalam kesempatan yang terhormat dan penuh kebahagian ini, sungguh tepat bila kita merenungkan sejenak perjalanan reformasi yang mengamanatkan demokratisasi, pemberantasan korupsi, perbaikan ekonomi dan jaminan keamanan. Perihal proses demokratisi, kita bersyukur kepada Allah SWT, karena rakyat telah berhasil melaksanakan pemilu legislatif, DPD dan pemilihan presiden langsung ; suatu tradisi berdemokrasi yang begitu penting dan akan menentukan nasib bangsa dan negara kita.

Harus diakui secara jujur, perjalanan nasib bangsa dan negara kita telah mengalami berbagai musim pancaroba dan gelombang pasang surut yang melahirkan harapan sekaligus kecemasan. Kecemasan yang mendalam selama sewindu krisis multidimensi ini bahkan berimbas pada krisis identitas bangsa. Taufiq Ismail (2003) secara sinis memotret kondisi ini dalam, “Tak Tahu Aku Apa Jati Diriku Kini”:

Kita hampir paripurna jadi bangsa porak poranda, terbungkuk dibebani hutang dan merayap melata sengsara didunia

Untuk bisa bertahan berakal waras saja di Indonesia kini, sudah untung Pergelanggan tangan dan kaki Indonesia diborgol di ruang tamu Kantor Pegadaian Jagat Raya, dan dipunggung kita kaos oblong dicap sablon besar-besar : Tahanan IMF dan Bank Dunia.

Kita sudah jadi bangsa kuli dan babu di dunia, diusir pula di tangga pelabuhan, terapung-apung di lautan, Kita sudah tidak merdeka lagi.

Indonesia sudah masuk ke dalam masa kolonialisme baru, dengan penjajah yang banyak negara sekaligus, Nilai-nilai luhur telah luluh lantak, berkeping-keping dan hancur, berserakan di kubangan Lumpur,…”

Senada dengan gambaran di atas, dalam bahasa lain yang futuristik, pujangga Ronggowarsito (1802-1873) menulis “Serat Kalatidha” memprediksi munculnya “jaman edan”, suatu masa krisis sebuah bangsa. Secara bijak, pujangga ini menasihati kita agar tetap “eling” dan “waspada”.

Amenangi jaman edan ,ewuh aya ing pambudi
melu edan ora tahan
yen tan melu anglakoni,boya kaduman melik
kaliren wekasanipun
Ndilallah karsa Allah
Sakbeja-bejane kang lali
luwih beja kang eling lawan waspada..
Para hadirin dan hadirat yang berbahagia,

Masalah korupsi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tubuh bangsa ini. Ia telah menjalar sebagai budaya sekaligus penyakit akut bagai virus ganas yang aktif menggerogoti ke sekujur tubuh negara. Ia bukan lagi bisul yang bisa ditutup-tutupi.

Sungguh ironis, sebagai bangsa yang berbudaya luhur dan beragama –bahkan menempatkan Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai pilar pertama dasar negara- juara pertama korupsi justru kita sandang. Berbagai indikator “olimpiade korupsi” diselenggarakan oleh lembaga asing semacam Transparancy International (TI) dan Political Economic Risk Consultancy (PERC), menempatkan RI sebagai ‘pemenang’.

Dampak praktik korupsi begitu jelas telah memporak-porandakan bangsa kita. Studi Rose Ackerman (1999) menunjukkan bahwa negara-negara dengan tingkat korupsi yang tinggi memiliki tingkat kepercayaan yang rendah terhadap institusi-institusi publik. Ini berakibat lanjut pada pudarnya komitmen warga pada proyek kolektif dan perilaku warga, memacu tingkat kriminalitas dan disorganisasi sosial.

Secara lebih khusus, laporan UNSFIR (United Nations Support for Indonesia Recovery, 2000) menyatakan bahwa keterlambatan Indonesia untuk melakukan pemulihan (recovery) pasca krisis yang menimpa Asia sejak 1997 juga akibat meluasnya korupsi di sektor publik Sedangkan, Della Porta (2000) menengarai bahwa korupsi merupakan sebab dari buruknya kinerja pemerintahan. “Korupsi membawa buruk kinerja pemerintahan, dan buruknya kinerja pemerintahan merangsang warga negara untuk mengembangkan praktik-praktik penyuapan untuk mempermudah urusan atau mempengaruhi proses pengambilan keputusan, yang pada gilirannya kian menyuburkan praktik korupsi.

Pada akhirnya, tingginya tingkat korupsi menimbulkan rendahnya tingkat kepercayaaan terhadap demokrasi.” Dengan kata lain, meminjam istilah Yudi Latif (2002), korupsi sangat erat dengan delegitimasi politik. Walhasil, pemerintahan yang koruptif akan menuai delegitimasi politik yang tidak menguntungkan sama sekali dengan demokrasi.

Para hadirin dan hadirat yang berbahagia,
Relasi agama dan pemberantasan korupsi dapat disederhanakan sebagai, “prestasi negara yang bangsanya religius akan lebih baik dalam pemberantasan korupsi”. Apabila yang terjadi sebaliknya, kita tidak serta merta menunjuk kesalahan terletak pada an sich agama, namun pada penghayatan keberagamaan masyarakat. Sangat gamblang, semua agama melarang perbuatan korupsi.

Tetapi, mengapa orang beragama masih terjerumus pada tindakan yang dimusuhi agama? Salah satu jawabannya adalah tercerabutnya penghayatan terhadap visi agama yang luhur dalam praksis sosial sehari-hari. Sebagian kita masih lebih mementingkan kesalehan individual, dan kehilangan elan kesalehan sosial. Disinilah dibutuhkan peran keteladanan para pemimpin nasional untuk menegakkan kualitas spiritual bangsa, memupuk kualitas moral dan meningkatkan harkat martabat bagsa , menjadi krusial.

Kita menaruh harapan besar pada upaya pemberantasan korupsi sebagaimana telah dijanjikan oleh presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono yang kini bekerja keras dengan kabinet Indonesia Bersatu. Selain keberadaan berbagai perundangan untuk penyelenggaraan tata pemerintahan yang bebas KKN, rencana program 100 hari dengan terapi kejut seperti me”Nusakambang”kan para koruptor patut kita apresiasi dan tunggu pengejawantahannya. Larangan yang diserukan Komite Pemberantasan Korupsi supaya pejabat tidak menerima parsel juga merupakan angin segar pertanda mulai muncul gerakan mengurangi masuknya pintu-pintu budaya KKN.

Jauh sebelum hingar bingar Pemilu, ormas tertua di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah bersama-sama telah mengikat janji untuk bahu membahu memerangi budaya korupsi. Kita juga bersyukur dengan maraknya jaringan lembaga-lembaga swadaya masyarakat atau organisasi non pemerintah sejak beberapa tahun silam membentuk koalisi anti korupsi di setiap kabupaten dan provinsi melalui Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GeRAK).

Meskipun perlu terus mengkritisi efektivitas gerakan populis tersebut, kita berharap ormas-ormas lain untuk terlibat aktif dan kreatif menyambut semangat perang memberantas korupsi. Secara moral, lembaga dan ormas keagamaan memiliki otoritas menyerukan kepada institusi maupun individu anggotanya untuk menolak keras setiap sumbangan haram yang terindikasikan korupsi. Seruan atau slogan-slogan pemberantasan budaya korupsi seyogianya selalu dikelola secara cerdas dan berkesinambungan, mengimbangi kampanye konsumtivisme, hedonisme dan materialisme yang setiap hari gencar mengepung pemirsa lewat berbagai media massa.

Alangkah indahnya membayangkan sinergi agama dan negara dalam pemberantasan korupsi; penegakkan hukum yang adil tanpa pandang bulu dilakukan pemerintah , sementara penghayatan keberagamaan melalui keteladanan para pemimpin dijalankan secara nyata, bukan sekedar wacana belaka.

Dengan begitu agama benar-benar mampu menjadi kekuatan solutif bagi problema bangsa dan selalu mengedepankan azas manfaat (utility). Agama seyogianya menjadi ujung tombak yang merekatkan seluruh umat untuk saling mengokohkan eksistensi bangsa dalam memberantas korupsi. Ini sekaligus menepis anggapan negatif bahwa agama menjadi sumber konflik dan teror.

Kita patut mendorong fungsi profetik agama yang mengedepankan supremasi hukum, proses demokratisasi dan memerangi korupsi. Fungsi ini hendaknya ditumbuh kembangkan secara partisipatoris dan dialogis mengingat pluralisme dalam kebangsaan kita. Jadi, tidak dibenarkan oleh agama atau hukum positif manapun, upaya pengurasakan secara sepihak terhadap tempat-tempat atau simbol kemaksiatan tanpa mengindahkan dampak yang muncul sebagai akibatnya.

Terdapat ungkapan ‘the fish rots from the head’, ikan membusuk dari kepala. Dalam kalimat lain dinyatakan, ‘Bayangan selalu mengikuti sang badan’. Intinya adalah budaya paternalistik kita masih kuat. Rakyat cenderung melihat contoh dari apa yang dilakukan pemimpinnya. Karenanya, budaya paternalistik ini seyogianya mampu kita kelola untuk merekonstruksi perubahan mental pada elitnya.

Jika para elit pimpinan bangsa menghendaki perubahan, perubahan itu pun harus dimulai dari pucuk pimpinan. Mustahil mengharapkan muncul perubahan budaya melawan korupsi, apabila elit pemimpin justru merasa nyaman dengan praktik tersebut. Mustahil mengharap negara berani membersihkan koruptor jika pemimpin kita membiarkan inefisiensi birokrasi tetap terjadi.

Kebersahajaan, kebersihan dan kepedulian merupakan contoh-contoh ajaran mulia setiap agama untuk diperbincangkan sekedar sebuah idiologi. Semua ini bisa dipraktikkan sehari-hari, dan alangkah indahnya jika dimulai dari para pemimpin kita yang memiliki kedudukan sangat penting di dalam masyarakat, dan karenanya mempunyai pengaruh yang luas dalam masyarakat.

Pada dasarnya, semua agama mengajarkan idealisme yang baik bagi penganutnya. Idealisme seperti bersahaja, bersih dan peduli jika dikerjakan dari yang kecil-kecil oleh pemimpin-pemimpin besar kita, maka merupakan bagian dari pengobatan penyakit sosial seperti korupsi.

Pemimpin yang peduli tidak akan membiarkan kemungkaran terjadi di depan mata mereka. Mereka tidak saja menjaga fisik dan lingkungan sosial yang bersih, namun lebih dari itu kebersihan moral dan nurani akan selalu dipelihara. Mereka merasa kepemimpinan adalah amanah yang harus dijunjung tinggi, namun tetap dengan sikap bersahaja terhadap rakyat yang dipimpinnya. Mereka yang bersahaja akan jauh dari sikap tamak yang selalu menginginkan kelebihan materialisme dan hedonisme, -sumber godaan melakukan korupsi-.

Kebesaran seorang tokoh pemimpin yang bersahaja, bersih dan peduli tidak datang secara sekejap dan tiba-tiba. Ia terlahir dari proses transformasi nilai yang lama ditempa sejak dini dalam lingkungan keluarga. Transformasi nilai tidak datang mendadak dalam kuliah-kuliah di perguruan tinggi atau lembaga-lembaga pendidikan formal. Kepuasan kita selama ini hanya pada verbalisme (Nurcholish Madjid, 2004) Yaitu perasaan telah berbuat sesuatu karena karena telah mengucapkannya sehari-hari. Seolah-olah kalau kita bicara kitab suci, sabda Tuhan, sabda Allah, dan suri tauldan para Rasul, para nabi, para aulia itu semuanya sudah selesai (Mohamad Sobary, 2004). Kebersahajaan, kebersihan dan kepedulian tidak akan terwujud hanya karena dikatakan dan dibicarakan setiap hari –betapapun kita sering dan rajinnya melakukan –melainkan harus dengan tindakan keteladanan yang berani, teguh dan istiqamah. “Mengapa kamu semua mengatakan sesuatu yang kamu sendiri tidak mengerjakannya?! Sungguh besar dosanya di sisi Allah bahwa kamu mengatakan sesuatu yang kamu sendiri tidak mengerjakannya”

Kalau kita tengok sejarah, transformasi nilai yang dialami tokoh-tokoh pemimpin berawal dari didikan sejak kecil pada keluarga mereka. Di rumah tangga, patut diadakan dialog-dialog tata nilai atau ajaran yang meskipun normatif, tidak melulu diajarkan secara normatif. Diperlukan pendekatan secara dialektis dalam keluarga sehingga terlatih jika ada bandingan-bandingan. Ketika orang bicara bersih dan bersahaja, maka bersih dan bersahaja tidak bisa dijejalkan kepada anak sebagai sesuatu yang jadi. Ketika masih kanak-kanak kita tentu hapal bahwa kebersihan sebagian dari iman, namun bagaimana kebersihan sebagian dari iman itu supaya tidak tinggal kata-kata.

Secara singkat dapat disimpulkan, kita menginginkan pemimpin bersahaja, bersih dan perduli bukan karena kebetulan bersahaja, bersih dan perduli. Namun karena bersahaja yang betul, tidak karena kebetulan. Bersih dan perduli pun yang betul, bukan karena kebetulan. “Tugas kebudayaan bangsa kita mengubah, mentransformasi segala hal apakah itu wisdom, apakah itu nilai-nilai dan semua perangkat ajaran dari tataran normatif menjadi tataran yang menyejarah, membuat orang-orang jujur itu jujur menyejarah.” (M. Sobary, 2004) .Barangkali inilah saatnya tatkala elit pemimpin kita justru perlu belajar dari kebersahajaan, kebersihan dan kepedulian dari rakyatnya.

Keteladanan yang berani, teguh dan istiqamah termasuk nilai budaya yang kita ingin transformasikan sehingga menjadi gerakan nyata baik di tingkat elit pemimpin atau rakyat. Keteladan yang berani dapat muncul oleh karena kesadaran ketuhanan yang merata. Menurut Moh. Iqbal:

“The sign of a kafir is that he is lost in horizon, while the sign of a mukmin is that the horizon lost in him”

Para hadirin dan hadirat yang berbahagia,

Sesuai dengan pasal 32 UUD 1945 yang telah diamendemen, salah satu tugas kebudayaan kita juga adalah mendorong pluralisme budaya. Negara memajukan kebudayaan nasional dengan tetap menjamin kemerdekaan masyarakat dalam melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai kebudayaanya. Selanjutnya, negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. Kemajemukan budaya ini harus kita terus dorong tanpa perlu terjebak pada etnosentrime sempit sehingga warisan adi luhung nenek moyang kita tetap eksis di tengah-tengah pertempuran global elemen budaya asing.

Salah satu warisan adi luhung yang cukup relevan kita pelihara adalah wasiat Ronggowarsito. Di tengah zaman “edan”, ketika budaya korupsi sudah mewabah demikian dahsyat, nasihat untuk“eling” dan “waspodo” dapat dikontekstualisasi dengan apa yang menjadi nilai-nilai kebangsaan di dalam UUD 1945.

Kita diharapkan ‘eling’ bahwa bangsa ini memiliki potensi untuk bangkit dan bersaing dengan budaya bangsa lain (global). Kita menyadari , ‘eling’ sepenuhnya bahwa dengan kesederhanaan ketika masa perjuangan mampu menghantarkan bangsa ini merdeka dari penjajah.

“Waspodo” dapat dimaknai agar kita menghadirkan kesadaran penuh tentang jati diri bangsa yang tidak ingin tereduksi justru karena budaya korupsi. Secara sederhana, budaya ‘waspodo’ telah ditunjukkan oleh rakyat kita dalam Pemilu 2004 silam. Budaya ‘money politics’ sudah berkurang tidak seperti dikhawatirkan banyak pihak.

Wallahua’lam bishowaab,
Wabillahitaufik wal hidaayah,
Wassalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh.
(pidato.blogsome.com

Dapatkan Contoh naskah pidato lainnya disini.

Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | Bersama Kita Pasti Bisa




Contoh naskah pidato ini silahkan Anda Copypaste tanpa harus minta ijin terlebih dahulu dari saya. Mudah sekali caranya dan Anda tidak perlu repot mengambilnya.

Saya mendapatkan Contoh naskah pidato ini dari hasil browsing di internet. Tetapi banyak pula Contoh naskah pidato yang sudah saya buat sendiri dan tersebar di beberapa blog.

Coba cara ini!!
Buka MsWord - lalu copy paste ke dalam Ms Word yang telah Anda buka.

----------------------------
Inilah Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional Anda
Dengan judul : Bersama Kita Pasti Bisa

Assalamu’alaikum wr .wb.

Yth.bapak kepala sekolah MTS N Jatibarang ,serta guru – guru yang saya hormati tak lupa juga seluruh teman – teman dan adik-adik kelas yang saya sayangi .

Pertama- tama marilah kita panjatkan puji sukur atas kehadirat Allah SWT .karena atas berkat dan rahmatnya kita semua dapat berkumpul untuk memperingati HARI KEBANGKITAN NASIONAL. Shalawat serta salam semoga tetap tercurah kepada junjungan Nabi Besar kita Nabi Muhammad SAW.serta keluarganya,para sahabat.dan para pengikutnya sampai YAUMIL QIYAMAH.AMIEN.

Teman-temanku sekalian sebagai mana yg kita ketahui negri kita tercinta INDONESIA,Lambat laun bukannya semakin maju dan berkembang justru malah semakin jauh tertinggal dari Negara lain yang saat ini jauh lebih maju dari kita.tentunya sebagai generasi muda kita tidak ingin negeri kita ini terus-terusan tertingal dari Negara lain.untuk itu bertepatan dengan hari kebangkitan Nasional Marilah kita tingkatkan semangat juang kita tuk membangun negeri kita agar dapat mencapai kejayaan yg tlah lama hilang dari genggaman tangan kita

INDONESIA yang kaya akan kekayaan alamnya tidak diimbangi dengan SDM yang berkualitas sehingga tidak mampu dikelola dengan baik ditambah lagi banyak pejabat-pejabat kita yang menyalah gunakan kedudukan dan wewenang mereka dgn memakan hak-hak rakyat kecil akibatnya kemiskinan dan kelaparan tlah banyak merajalela di bumi pertiwi ini. Kekayaan yg melimpah ruah pun kini tlah dicuri oleh Negara-negara lain yg lebih maju.tentunya,kita tidak ingin semua ini terus berlanjut untuk itu,narilah kita menghentikan semua ini dengan tidak menb yalah gunakan kewajiban kita sebagai warga egara yg baik .

Wahai kawanku mulai saat ini marilah kita hargai jasa para pahlawan kita yg tlah rela mengorbankan jiwa dan raga mereka untuk mempertahankan INDONESIA tercinta.kalau bukan kita siapa lagi yang akan membangun negeri ini. Untuk itu BERSAMA KITA PASTI BISA!.membangun INDONESIA yg maju ,cerdas,sejahtera dan mandiri.

Sekian saja yang dapat saya sampaikan kurang dan lebihnya saya mohon maaf akhirkata billahitaufik walhidayah,wal’inayah

WASSALAMUALAIKUM WR.WB.
(cindycomputer.com)

Dapatkan Contoh naskah pidato lainnya disini.

Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional




Contoh naskah pidato ini silahkan Anda Copypaste tanpa harus minta ijin terlebih dahulu dari saya. Mudah sekali caranya dan Anda tidak perlu repot mengambilnya.

Saya mendapatkan Contoh naskah pidato ini dari hasil browsing di internet. Tetapi banyak pula Contoh naskah pidato yang sudah saya buat sendiri dan tersebar di beberapa blog.

Coba cara ini!!
Buka MsWord - lalu copy paste ke dalam Ms Word yang telah Anda buka.

----------------------------
Inilah Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional Anda
Dengan judul : 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional

Di bawah ini kami sajikan pidato ketua Panitia, Taufik Tahrawi:

Sambutan Ketua Peringatan 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional Indonesia di Nederland yang diselenggarakan di Diemen, tanggal 18 Mei 2008.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
salam damai dan sejahtera.

Para hadirin yang terhormat,
Pertama-tama izinkanlah saya atas nama Panitia menyampaikan selamat datang kepada semua hadirin, yang pada hari yang baik ini, telah meringankan kaki untuk datang pada pertemuan yang bertema "Memperingati 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional Indonesia, untuk meningkatkan kesadaran berbangsa."

Pertemuan Peringatan hari ini diselenggarakan oleh Panitia bersama, yang terdiri dari berbagai organisasi, yayasan, paguyuban dan perseorangan di Nederland.

Saya sangat berterima kasih, atas jerih-payah semua anggota Panitia yang telah bekerja untuk bisa terselenggaranya pertemuan peringatan ini. Kepada para kawan, sahabat dan simpatisan yang telah memberikan dukungan moril, materil dan donasi, untuk menyukseskan pertemuan ini, kami juga sangat berterima kasih.

Para hadirin yang terhormat, berdirinya organisasi Budi Utomo 100 tahun yang lalu, adalah sebagai awal gerakan untuk persatuan bangsa. Gagasan kebangsaan yang dideklarasikan oleh organisasi Budi Utomo, makna utamanya adalah untuk menggugah kesadaran berbangsa. Oleh karena itu, 20 Mei 1908 adalah salah satu momentum sejarah yang sangat penting yang kita peringati hari ini.

Sejarah juga telah mencatat, bahwa Kebangkitan Nasional yang dimulai tahun 1908 itu, ada kesinambungannya, diteruskan, dikembangkan serta diperjuangkan dengan berbagai cara, serta segala kosekwensinya oleh para perintis kebangsaan dan perintis kemerdekaan sebagai founding fathers Indonesia. Para founding fathers telah berhasil mempersatukan massa Rakyat luas, mengobarkan semangat kebangsaan, berjuang untuk pembebasan dari penjajahan dan kemerdekaan negerinya. Hasil usaha ini semuanya bertujuan untuk apa?

1. Untuk satu Indonesia merdeka, berdaulat, adil, makmur , sejahtera dan demokratis. Untuk satu bangsa yang bermatabat, sederajat, sejajar dan setara dengan bangsa-bangsa lainnya dengan bangsa-bangsa lainnya didunia.

Untuk satu bangsa yang toleran, saling menghormati atas perbedaan , gotong-royong dan rukun. Untuk satu bangsa yang mempunyai peranan penting dalam percaturan politik dunia, sebagai mana Bung Karno bisa menggelorakan semangat perjuangan bangsa-bangsa, Rakyat-Rakyat dan negri-negri di benua Asia, Afrika dan Amerika Latin untuk pembebasan dari belenggu kolonialisme.

Para hadirin yang terhormat, Semua usaha dan hasil - hasil yang pernah dicapai seperti yang dikemukakan diatas, setelah berkuasanya rezim otoriter ORBA, menjadi bertolak belakang, telah dirubah, diselewengkan, disabot dan dinegasi. Diterapkan sistem massa mengambang, apolitis, dikekang, dibelenggu, sehingga memudahkan untuk ditundukkan, digiring sesuai dengan selera penguasa. Untuk mengelabui mata Rakyat dan dunia seolah-olah rezim Orba itu demokratis dibikinlah pemilu-pemilu rekayasa, dimana pemenang secara absolut selalu Golkar.

Ini terlihat jelas setelah Suharto lengser ada pemilu lagi , ternyata pemenangnya bukan Golkar lagi. Adalah suatu kenyataan bahwa selama puluhan tahun berkuasanya ORBA kebangkitan bangsa Indonesia macet, kreativitas massa luas lenyap dan yang disebarkan hanya hantu ketakutan dari musuh yang tak kelihatan. Terjadi kemerosotan bangsa, ketepurukkan bangsa dan dengan sendirinya rasa kebangsaan menciut turun ketitik terendah.

Para hadirin yang terhormat, Dalam situasi Indonesia seperti sekarang ini, adalah sangat tidak menentu, tidak ada titik terang untuk jalan keluarnya, kecuali banjir. Ya banjir air, banjir lumpur, banjir utang, banjir korupsi, banjir janji, banjir -kemiskinan, banjir pengangguran, banjir permainan tafsir dan manipulasi hukum dll. Apalagi keretakan persatuan bukan saja baru gejala , tapi sudah menjurus kearah disintegrasi bangsa dan masalah SARA mencuak dimana-mana. Tentu semuanya ini tidak mendukung aspirasi untuk meningkatkan kesadaranberbangsa.

2. Peningkatan kesadaran berbangsa, hanya bisa, apabila dilapangan, dimata masyarakat luas tampak jelas, bahwa Republik Indonesia sebagai negri yang demokratis, bisa mengayomi bangsanya, mensejahterakan Rakyatnya, mendatangkan kemakmuran, memberi keadilan, kedamaian , ketentraman dan tidak diskriminatif .

Bangsa Indonesia sudah sangat kecewa dengan situasi sekarang ini. Pilkada-pilkada langsung yang penuh reklame sekarang ini pun, pada umumnya dimenangkan oleh para pemilik modal milyaran, atau pesiunan jendral , karena dianggap orang kuat yang menakutkan sehingga bisa sebagai deking, tapi sama sekali bukan prioritas mereka untuk mengabdi masyarakat luas tanpa pamrih.

Pemilihan langsung paket Presiden dan wakilnyapun, setelah hampir empat tahun memerintah, juga tidak mendatangkan perubahan yang menguntungkan masyarakat luas. Partai politik-partai politik yang semestinya berfungsi sebagai wadah yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat untuk menyalurkan aspirasi masyarakat, dalam prakteknya banyak terbalik, justru masyarakat yang dimanfaatkan oleh partai politik.

Selain itu sebagian besar partai politik sibuk dengan konflik intern yang membawa perpecahan berkeping-keping , hal mana sangat menguntungkan ORBA, karena oposisi jadi sangat melemah. Saat ini mayoritas dari pejabat-pejabat kunci , baik yang di eksekutif, legislatif dan judikatif, adalah orang-orang lama yang telah terkontaminir ataupun diuntungkan oleh rezim ORBA, sehingga cara kerja dan pola pikirnya tak berubah, tetap ORBA yang berjubah baru.

Para hadirin yang terhormat, Mudah-mudahan peringatan 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional yang kita selenggarakan ini, bisa memberi inspirasi, menggugah fikiran, membuka mata, menimbulkan ide dan mengambil inisiatif untuk mencari jalan mengatasi ketepurukan bangsa yang demikian dalamnya. Mari kita bangkitkan, dorong , pupuk dan tumbuhkan generasi baru yang tidak terkontaminir oleh ORBA, generasi yang memiliki pola pikir baru, semangat pengabdian yang tinggi, inisiator, novator untuk menciptakan segala sesuatu yang baik dan berguna bagi kepentingan masyarakat luas, untuk membangkitkan kembali semangat nasional, sesuai dengan cita-cita founding fathers. Semoga peringatan 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional yang kita selenggarakan ini berjalan sukses, membekas dalam dihati kita masing-masing.

JAYALAH BANGSA INDONESIA. Terima kasih atas segala perhatian hadirin. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
(kabarindonesia.com)

Dapatkan Contoh naskah pidato lainnya disini.

Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional | Pidato Sambutan




Contoh naskah pidato ini silahkan Anda Copypaste tanpa harus minta ijin terlebih dahulu dari saya. Mudah sekali caranya dan Anda tidak perlu repot mengambilnya.

Saya mendapatkan Contoh naskah pidato ini dari hasil browsing di internet. Tetapi banyak pula Contoh naskah pidato yang sudah saya buat sendiri dan tersebar di beberapa blog.

Coba cara ini!!
Buka MsWord - lalu copy paste ke dalam Ms Word yang telah Anda buka.

----------------------------
Inilah Contoh Naskah Pidato Kebangkitan Nasional Anda
Dengan judul : Pidato Sambutan

SAMBUTAN WALIKOTA TARAKAN
Pada Acara MEMPERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE-102
DI KOTA TARAKAN
Tarakan, 20 Mei 2010

Assalamu’alaikum Warrohhmatullahhi
Wabarrokatuh. Salam sejahtera untuk kita semua.

Pertama – tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan hidayah-Nya maka pada hari ini kita dapat hadir bersama – sama di lapangan ini, dalam rangka mengikuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-102 tahun 2010.

Seperti kita ketahui bersama, 102 tahun yang lalu atau tepatnya pada 20 Mei 1908, generasi muda Indonesia yang dipelopori oleh Dr. Soetomo, dan Dr. Wahidin Soedirohoesodo membentuk satu organisasi bernama Boedi Oetomo, yang menancapkan tonggak Semangan Kebangkitan Nasional, untuk melawan penguasa kolonial Belanda pada saat itu.

Suatu tekad yang bulat untuk merdeka dan membebaskan bangsa Indonesia dari tangan penjajah. Api dan semangat kebangkitan inilah yang terus bergelora di hati para anak bangsa khususnya para pemuda kita.

Maka pada tanggal 28 Oktober 1928 lahirlah, ”Soempah Pemoeda” yang menjadi kebulatan tekad para pemuda – pemudi kita, menyatukan visi dan langkah serta pemahaman akan semakin mendesaknya kita memiliki sebuah eksistensi satu nusa, satu bangsa dan satu tanah air, yakni Indonesia Raya. Perjuanganpun terus berkobar dan semakin merata keseluruh pelosok tanah air, yang kemudian Indonesia tanggal 17 Agustus 1945.

Setiap tahun kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional, dengan berbagai cara dan acara dari pusat sampai ke daerah termasuk di kantor – kantor perwakilan kita di seluruh dunia. Tentu semua itu dimaksudkan untuk terus mengugah dan menggelorakan semangat nasionalisme dan jiwa patriotisme kita agar tetap hidup dan terjaga dalam hati sanubari kita masing – masing.

Saudara – Saudara Sekalian yang berbahagia,
Pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-102 tahun ini kita mengambil Tema,”Dengan Semangat Kebangkitan Nasional Kita Tingkatkan Ketahanan Masyarakat Dalam Kerangka NKRI.”

Ketahanan masyarakat (social resilience) pada dasarnya merupakan prasyarat utama untuk mewujudkan ketahanan bangsa.

Ketahanan bangsa sangat ditentukan oleh kekuatan karakter kebangsaan masyarakatnya. Namun dari kondisi yang berkembang saat ini, khususnya dari aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, kenyataannya perlu disikapi secara bijak oleh seluruh komponen kekuatan bangsa.

Ketahanan sosial bangsa kita saat ini tengah diperhadapkan dengan berbagai tantangan yang jika tidak dikelola dengan baik bisa jadi pada gilirannya akan berakibat munculnya gejala – gejala yang dapat melemahkan karakter kebangsaan kita.

Fenomena ini tampaknya semakin membangun dan mengembangkan nilai – nilai kebangsaan yang hakiki dan selaras dengan norma budaya dan nilai – nilai yang berkembang ditengah – tengah masyarakat. Dalam kehidupan sehari – hari kita saksikan betapa semakin melemahnya komitmen terhadap rasa Kebangsaan Indonesia, memudarnya etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, semakin melemahnya kejujuran dan sikap amanah dalam kehidupan sehari – hari, semakin diabaikannya ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku, semakin langkanya tokoh – tokoh yang bisa menjadi panutan dan semakin meluasnya pengaruh budaya asing terhadap budaya lokal sebagai akibat dari mudahnya akses terhadap informasi, serta menguatnya semangat kedaerahan akibat primordialisme dan fanatisme yang sempit dan mengalahkan rasa kebersamaan dan persatuan.

Saudara – Saudara Sekalian, Memperhatikan dan merenungkan berbagai hal yang dapat melemahkan karakter bangsa tersebut, maka sangat relevan apabila dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini kita perlu mengambil langkah – langkah konkrit untuk mengatasi hal tersebut.

Pembangunan karakter bangsa memiliki urgensi yang sangat luas dan bersifat multi dimensional dan multi aspek karena mencakup dimensi – dimensi kebangsaan dan multi aspek karena mencakup potensi – potensi keunggulan bangsa. Oleh sebab itu, pembangunan karakter bangsa setidaknya diarahkan kepada 4 (empat) tataran besar yaitu; pertama; untuk menjaga jati diri bangsa; kedua; untuk menjaga keutuhan NKRI; ketiga; untuk membentuk masyarakat yang berakhlak mulia, dan keempat; untuk membentuk bangsa yang maju, mandiri dan bermartabat.

Pembangunan karakter bangsa beberapa urgensi, yaitu: pertama, karakter yang sangat essensial, artinya hilangnya karakter akan menyebabkan hilangnya generasi penerus; kedua, karakter sebagai kemudi sehingga bangsa ini tidak terombang ambing, ketiga; karakter tidak datang dengan sendirinya tetapi harus dibangun dan dibentuk agar kita menjadi bangsa yang bermartabat.

Saudara – saudara sekalian,
Pembangunan karakter bangsa setidaknya harus mencakup 4 (empat ) lingkup besar yaitu lingkup keluarga, lingkup pendidikan, lingkup masyarakat dan lingkup pemerintahan. Pada lingkup keluarga, wahana pembelajaran dan pembiasaan harus dilakukan oleh orang tua terhadap anak sebagai anggota keluarga. Pada lingkup pendidikan adalah wahana pendidikan dan pengembangan karakter yang dilakukan secara terintegrasi oleh para guru.

Pada lingkup masyarakat, wahana pembinaan dan pengembangan karakter melalui keteladanan para tokoh masyarakat, dan pada lingkup pemerintahan wahana pembangunan karakter bangsa melalui keteladanan aparat penyelenggara negara dan tokoh – tokoh elit bangsa.

Apabila ke-empat lingkup tersebut dapat berjalan sesuai dengan fungsi masing – masing, maka secara bertahap kita akan dapat menemukan keberhasilan dalam pembangunan karakter bangsa kita.

Saudara – saudara sebangsa dan setanah air, Sengaja masalah pembangunan karakter bangsa ini kita tekankan dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional dari tahun ke tahun karena hanya warga bangsa yang memiliki karakter yang kuat dan mampu melanjutkan serta meneruskan cita – cita para tokoh pencetus Kebangkitan Nasional adalah bangsa yang berkarakter, memiliki identitas, dan jati diri.

Oleh sebab itu, ditengah kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-102, saya ingin mengajak, mari kita tanamkan dan terapkan nilai – nilai Kebangkitan Nasional dengan sungguh – sungguh dengan hati yang ikhlas, sehingga dapat kita jadikan pondasi yang kuat dalam membangun bangsa ini serta menjadi landasan kita dalam menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa yang akan dihadapi.

Membangun indonesia kedepan, mutlak harus dilakukan oleh warga bangsa yang memiliki semangat dan jiwa kebangsaan yang kuat. Sebab semangat dan jiwa kebangsaan adalah antitesis dari cara berpikir, bersikap dan bertindak dan berprilaku individual, kedaerahan, kepartaian, golongan, aliran dan antitesis dari cara berpikir kolonial.

Oleh sebab itu dalam memaknai Kebangkitan Nasional untuk mewujudkan Indonesia yang memiliki ketahanan masyarakat yang kuat dalam kerangka NKRI sikap dan perilaku sektarian harus dibuang jauh – jauh dan digantikan dengan sikap dan perilaku yang senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara.

Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan bimbingan dan petunjuk serat hidayah-Nya, memberikan kekuatan lahir dan batin kepada seluruh rakyat Indonesia, sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia semakin kokoh dan dapat membuat seluruh rakyat Indonesia merasakan kehidupan yang lebih baik. Amin.

Sekian dan Terima kasih
Wassalamualaikum Wr. Wb


MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA
Ir. H. RIFATUL SEMBIRING
(tarakankota.go.id)

Dapatkan Contoh naskah pidatolainnya disini.

Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda | Pidato Bung Karno




Contoh naskah pidato ini silahkan Anda Copypaste tanpa harus minta ijin terlebih dahulu dari saya. Mudah sekali caranya dan Anda tidak perlu repot mengambilnya.

Saya mendapatkan Contoh naskah pidato ini dari hasil browsing di internet. Tetapi banyak pula Contoh naskah pidato yang sudah saya buat sendiri dan tersebar di beberapa blog.

Coba cara ini!!
Buka MsWord - lalu copy paste ke dalam Ms Word yang telah Anda buka.

----------------------------
Inilah Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda Anda
Dengan judul : Pidato Bung Karno

Inilah pidato Bung Karno di Semarang 29 Juli 1956 yang spektakuler itu. Semoga bisa jadi penggugah semangat.

“Saudara-saudara,
Djuga sadja pernah tjeritakan dinegara-negara Barat itu hal artinja manusia, hal artinja massa, massa.

Bahwa dunia ini dihidupi oleh manusia. Bahwa manusia didunia ini, Saudara-saudara, “basically” – pada dasar dan hakekatnja – adalah sama; tidak beda satu sama lain. Dan oleh karena itu manusia inilah jang harus diperhatikan. Bahwa massa inilah achirnja penentu sedjarah, “The Makers of History”. Bahwa massa inilah jang tak boleh diabaikan ~ dan bukan sadja massa jang hidup di Amerika, atau Canada, atau Italia, atau Djerman, atau Swiss, tetapi massa diseluruh dunia.

Sebagai tadi saja katakan: Bahwa “World Prosperity”, “World Emancipation”, “World Peace”, jaitu kekajaan, kesedjahteraan haruslah kekajaan dunia : bahwa emansipasi adalah harus emansipasi dunia; bahwa persaudaraan haruslah persaudaraan dunia ; bahwa perdamaian haruslah perdamaian dunia ; bahwa damai adalah harus perdamaian dunia, berdasarkan atas kekuatan massa ini.

Itu saja gambarkan, saja gambarkan dengan seterang-terangnja. Saja datang di Amerika,- terutama sekali di Amerika – Djerman dan lain-lain dengan membawa rombongan. Rombongan inipun selalu saja katakan : Lihat, lihat , lihat, lihat!! Aku jang diberi kewadjiban dan tugas untuk begini : Lihat, lihat, lihat!! – Aku membuat pidato-pidato, aku membuat press-interview, aku memberi penerangan-penerangan; aku jang berbuat, “Ini lho, ini lho Indonesia, ini lho Asia, ini lho Afrika!!”

Saudara-saudara dan rombongan : Buka mata, Buka mata! Buka otak! Buka telinga!

Perhatikan, perhatikan keadaan! Perhatikan keadaan dan sedapat mungkin tjarilah peladjaran dari pada hal hal ini semuanja, agar supaja saudara saudara dapat mempergunakan itu dalam pekerdjaan raksasa kita membangun Negara dan Tanah Air.

Apa jang mereka perhatikan, Saudara-saudara? Jang mereka harus perhatikan, bahwa di negara-negara itu – terutama sekali di Amerika Serikat – apa jang saja katakan tempoh hari disini ” Hollandsdenken ” tidak ada.

“Hollands denken” itu apa? Saja bertanja kepada seorang Amerika. Apa “Hollands denken” artinja, berpikir secara Belanda itu apa? Djawabnja tepat Saudara-saudara “That is thinking penny-wise, proud, and foolish”, katanja.

“Thinking penny-wise, proud and foolish”. Amerika, orang Amerika berkata ini, “Thinking penny-wise” artinja Hitung……..satu sen……..satu sen……..lha ini nanti bisa djadi dua senapa `ndak?…….. satu sen……..satu sen……… “Thinking penny-wise”………”Proud” : congkak, congkak, “Foolish” : bodoh.

Oleh karena akhirnja merugikan dia punja diri sendirilah, kita itu, Saudara-saudara, 350 tahun dicekoki dengan “Hollands denken” itu. Saudara-saudara, kita 350 tahun ikut-ikut, lantas mendjadi orang jang berpikir “penny-wise, proud and foolish”.

Jang tidak mempunjai “imagination”, tidak mempunjai konsepsi-konsepsi besar, tidak mempunjai keberanian – Padahal jang kita lihat di negara-negara lain itu, Saudara-saudara, bangsa bangsa jang mempunjai “imagination”, mempunjai fantasi-fantasi besar: mempunjai keberanian ; mempunjai kesediaan menghadapi risiko ; mempunjai dinamika.

George Washington Monument misalnja, tugu nasional Washington di Washington, Saudara-saudara : Masja Allah!!! Itu bukan bikinan tahun ini ; dibikin sudah abad jang lalu, Saudara-saudara. Tingginja! Besarnja! Saja kagum arsiteknja jang mempunjai “imagination” itu, Saudara-saudara.

Bangsa jang tidak mempunjai : imagination” tidak bisa membikin Washington Monument. Bangsa jang tidak mempunjai “imagination”………ja, bikin tugu, ja “rongdepo”, Saudara-saudara. Tugu “rong depo” katanja sudah tinggi, sudah hebat.

“Pennj-wise” tidak ada, Saudara-saudara. Mereka mengerti bahwa kita – atau mereka – djikalau ingin mendjadi satu bangsa jang besar, ingin mendjadi bangsa jang mempunjai kehendak untuk bekerdja, perlu pula mempunjai “imagination”,: “imagination” hebat, Saudara-saudara.

Perlu djembatan? Ja, bikin djembatan……tetapi djangan djembatan jang selalu tiap tiap sepuluh meter dengan tjagak, Saudara-saudara, Ja , umpamanja kita di sungai Musi…….Tiga hari jang lalu saja ini ditempatnja itu lho Gubernur Sumatera Selatan – Pak Winarno di Palembang – Pak Winarno, hampir hampir saja kata dengan sombong, menundjukkan kepada saja “ini lho Pak! Djembatan ini sedang dibikin, djembatan jang melintasi Sungai Musi” – Saja diam sadja -”Sungai Ogan” – Saja diam sadja, sebab saja hitung-hitung tjagaknja itu. Lha wong bikin djembatan di Sungai Ogan sadja kok tjagak-tjagakan !!

Kalau bangsa dengan “imagination” zonder tjagak, Saudara-saudara !!

Tapi sini beton, tapi situ beton !! Satu djembatan, asal kapal besar bisa berlalu dibawah djembatan itu !! Dan saja melihat di San Fransisco misalnja, djembatan jang demikian itu ; djembatan jang pandjangnja empat kilometer, Saudara-saudara ; jang hanja beberapa tjagak sadja.

Satu djembatan jang tinggi dari permukaan air hingga limapuluhmeter; jang kapal jang terbesar bisa berlajar dibawah djembatan itu. Saja melihat di Annapolis, Saudara-saudara, satu djembatan jang lima kilometer lebih pandjangnja, “imagination”, “imagination” “imagination”!!! Tjiptaan besar!!!

Jembatan raksasa Golden Gate di San Francisco,
sudah berdiri sejak tahun 1937

Kita jang dahulu bisa mentjiptakan tjandi-tjandi besar seperti Borobudur, dan Prambanan, terbuat dari batu jang sampai sekarang belum hancur ; kita telah mendjadi satu bangsa jang kecil djiwanja, Saudara-saudara!! Satu bangsa jang sedang ditjandra-tjengkalakan didalam tjandra-tjengkala djatuhnja Madjapahit, sirna ilang kertaning bumi!! Kertaning bumi hilang, sudah sirna sama sekali. Mendjadi satu bangsa jang kecil, satu bangsa tugu “rong depa”.

Saja tidak berkata berkata bahwa Grand Canyon tidak tjantik. Tapi saja berkata : Tiga danau di Flores lebih tjantik daripada Grand Canyon. Kita ini, Saudara-saudara, bahan tjukup : bahan ketjantikan, bahan kekajaan. Bahan kekajaan sebagai tadi saja katakan : “We have only scratched the surface ” – Kita baru `nggaruk diatasnja sadja.

Kekajaan alamnja, Masja Allah subhanallahu wa ta’ala, kekajaan alam. Saja ditanja : Ada besi ditanah-air Tuan? – Ada, sudah ketemu :belum digali. Ja, benar! Arang-batu ada, Nikel ada, Mangan ada, Uranium ada. Percajalah perkataan Pak Presiden. Kita mempunjai Uranium pula.

Kita kaja, kaja, kaja-raja, Saudara-saudara : Berdasarkan atas “imagination”, djiwa besar, lepaskan kita ini dari hal itu, Saudara-saudara.

Gali ! Bekerdja! Gali! Bekerdja! Dan kita adalah satu tanah air jang paling cantik di dunia.

Sumber : http://www.indonesiaindonesia.com

Dapatkan Contoh naskah pidato lainnya disini.

Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda - Bagaimana Mewujudkan Target




Contoh naskah pidato ini silahkan Anda Copypaste tanpa harus minta ijin terlebih dahulu dari saya. Mudah sekali caranya dan Anda tidak perlu repot mengambilnya.

Saya mendapatkan Contoh naskah pidato ini dari hasil browsing di internet. Tetapi banyak pula Contoh naskah pidato yang sudah saya buat sendiri dan tersebar di beberapa blog.

Coba cara ini!!
Buka MsWord - lalu copy paste ke dalam Ms Word yang telah Anda buka.

----------------------------
Inilah Contoh Naskah Pidato Sumpah Pemuda Anda
Dengan judul : Bagaimana Mewujudkan Target

Pada hari ini kita bersyukur kepada Tuhan YME, bahwa kita dapat berkumpul di NIT untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-61. Peringatan ini menjadi semakin unik, karena dua hal :
  1. Kita merayakan di negeri orang
  2. Peringatan HUT RI dalam bentuk upacara, terakhir dilakukan tahun 1997, sebelum Krismon, saat ketua PPI Jepang Tengah dipegang oleh Sdr. Dodi Novi Darwis.
Di hari yang sangat unik ini, saya ingin berbagi sedikit renungan kepada bapak dan ibu, mengenai nilai baik yang dapat kita ambil dari masyarakat Jepang. Nilai itu adalah “bagaimana mewujudkan suatu target”. Kita semua tentunya harus bekerja, karena dengan begitu kita dapat hidup. Tapi pandangan tiap orang terhadap pekerjaannya berlainan. Ada yang menganggap pekerjaan sebagai hukuman, sehingga dikatakan I hate Monday, atau ada juga yang bilang monday is mondai (jp:masalah). Tapi ada juga yang menganggap pekerjaan sebagai hobby, sehingga seorang professor Jepang menganjurkan agar kita saat masuk dalam kehidupan lab. memakai paket seven eleven. Kerja mulai pukul 7 pagi, selesai pk.11 malam.

Saya hobby melihat film, dan kali ini akan mengajak bapak dan ibu membicarakan satu film, yaitu satu episode project X. Dalam satu kesempatan ada satu filosofi seorang peneliti Jepang yang berkesan di hati saya. Apa arti pekerjaan atau penelitian bagi anda ? Beliau mengibaratkan idé atau kreativitas itu sebagai anak. Saat kita dikarunia anak, kita sangat bersyukur. Anak itu kita rawat kasih sayang. Kalau baik kita puji. Kalau nakal kita ingatkan. Tiap hari kita mencucurkan keringat, bekerja agar bisa menghidupi anak dan istri kita. Selang berpuluh tahun, barulah kita melihat hasil jerih payah kita tersebut. Tentunya kita akan sangat bahagia jika anak kita berhasil di sekolah, berakhlak baik. Sama halnya dengan ide atau kreativitas. Di filem itu filosofi yang beliau sampaikan adalah “Cintailah ide itu seperti engkau mencintai anakmu”. Saat ide itu timbul, kita perlu rajin mendokumentasikan. Kita besarkan anak yang bernama “ide” ini setiap hari, kita analisa dari berbagai sisi. Diuji dari sana dan sini. Kalau eksperimen berhasil kita syukuri, kalau gagal kita cari penyebabnya. Berjam-jam kita habiskan untuk mengembangkan ide itu agar dapat berhasil. Kecintaan pada ide ini kelak akan berbuah. Ide atau kreatifitas yang matanglah yang kelak akan berbuah menjadi penemuan yang besar.

Bapak-dan ibu,

Bangsa kita tidaklah kalah dengan bangsa Jepang maupun bangsa lain. Banyak rekan-rekan kita yang berpresetasi di forum internasional. Jadi secara potensi kita tidak kalah. Hanya saja ada satu kekurangan yang kadang saya rasakan. Kita kurang tekun dalam mencapai satu sasaran. Di Indonesia seringkali kegiatan dilakukan secara mendadak dan kurang terencana dengan baik. Sehingga hasil yang dicapai pun tidak optimal, dan hanya mengejar formalitas. Barangkali hal ini terjadi karena kita kurang mencintai kegiatan atau pekerjaan itu. Tentunya hal ini dapat dikurangi, kalau kita dapat menumbuhkan kecintaan pada pekerjaan. Sebagaimana kata filosof : Yang penting bukanlah mengerjakan apa yang engkau cintai. Tetapi mencintai apa yang engkau kerjakan.

Bapak dan ibu yang terhormat,

Sebagai penutup saya ingin mengutip pesan yang pernah saya dengar dari professor saya. Kata beliau, kita memiliki dua buah jam. Yang satu jam harian, yaitu sebagaimana yang kita pakai sehari-hari, dan yang sebuah lagi adalah jam kehidupan. Kalau ingin tahu, jam kehidupan itu, maka bagilah usia anda dengan 3. Umumya usia kita berada pada kisaran 24 sampai 36. Kalau dibagi 3, berarti jam kehidupan kita semua di sini, antara 8 sampai dengan 12. Jam 8 sampai 12 adalah masa-masa di mana kita melakukan aktifitas kehidupan fase pertama. Pada jam tersebut bapak dan ibu tentunya akan sangat aktif di kantor.

Sama juga dengan kehidupan kita. Usia 24 sampai 36 adalah usia dimana otak kita masih encer, dan mudah menerima ilmu pengetahuan baru. Ini adalah usia dimana kita mencari bentuk dan merintis karir kehidupan kita. Semoga di usia yang amat berharga ini, kita dapat berhasil merintis format karir kita di masa yang akan datang.

Sekian dulu uaraian dari saya. Mohon maaf jika ada kata-kata yang tidak berkenan.
Wassalamualaikum Wr Wb

Anto Satriyo Nugroho(asnugroho.wordpress.com)

Dapatkan Contoh naskah pidato lainnya disini.

Contoh Naskah Pidato AIDS HIV Aktivis Perempuan | Penanggulangan Penyakit AIDS HIV




Contoh naskah pidato ini silahkan Anda Copypaste tanpa harus minta ijin terlebih dahulu dari saya. Mudah sekali caranya dan Anda tidak perlu repot mengambilnya.

Saya mendapatkan Contoh naskah pidato ini dari hasil browsing di internet. Tetapi banyak pula Contoh naskah pidato yang sudah saya buat sendiri dan tersebar di beberapa blog.

Coba cara ini!!
Buka MsWord - lalu copy paste ke dalam Ms Word yang telah Anda buka.

----------------------------
Inilah Contoh Naskah Pidato AIDS HIV Aktivis Perempuan Anda
Dengan judul : Penanggulangan Penyakit AIDS HIV

Contoh Naskah Pidato AIDS HIV Aktivis Perempuan ini merupakan pidato
pada pembukaan Pertemuan Nasional HIV & AIDS di Surabaya.

Inilah contoh pidatonya.

Dengan hormat,

Bersama ini kami sampaikan naskah pidato Baby Rivona Nasution, aktivis
AIDS perempuan pada pembukaan Pertemuan Nasional HIV & AIDS di Surabaya
pada 4 - 8 Pebruari lalu. Semoga bermanfaat.

Tantri Yuliandini
Communications Associate
UNAIDS Secretariat
MENARA THAMRIN, 10th Fl
Jl. M. H. Thamrin Kav. 3, Jakarta 10250
Indonesia

Phone: (+62-21) 314 1308 ext. 412
Fax : (+62-21) 390 7569

"UNAIDS is dedicated to preventing the transmission of HIV, reducing the
suffering caused by HIV/AIDS, and countering the impact of the pandemic
on individuals, communities and societies."

Sambutan oleh Aktivis Perempuan
Yang Terpengaruh Dengan HIV dan AIDS

Oleh : Baby Rivona Nasution

Yang saya hormati:

Bapak Menkokesra
Ibu Sekertaris KPA Nasional
Kepada semua hadirin sekalian

Assalammualaikum wr wb

Ijinkan saya memperkenalkan diri, nama saya Baby Rivona , saya datang dari Banda Aceh, Propinsi Nanggroe Aceh Darusalam. Saya seorang yang hidup dengan HIV/AIDS, yang saat ini bekerja di Lembaga Medan Aceh Partnership. Pada kesempatan yang berbahagia ini ijinkan saya
menyampaikan aspirasi dan harapan saya.

Beberapa kemajuan signifikan kita rasakan saat ini, tersedianya obat ARV dengan subsidi penuh dari pemerintah baik lini 1 maupun lini 2. Sudah tersedia 103 RS memberikan pelayanan pengobatan ARV di 32 propinsi. VCT semakin mudah diakses di berbagai propinsi. Sampai Desember 2006 sekitar 6900 odha telah mengkonsumsi obat ARV, jumlah ini memang masih dibawah target pemerintah yaitu 12.000 odha sampai Desember 2006.

Sejak ditemukannya kasus AIDS pada tahun 1987, berarti sudah 20 tahun kita menghadapi masalah HIV/AIDS di Indonesia. Namun upaya penanggulangan HIV/AIDS belum optimal. Gambaran masyarakat terhadap HIV/AIDS masih berupa momok yang mematikan dan menakutkan. Sehingga pengucilan terhadap odha masih terjadi dimana-mana. Walaupun sudah
banyak dokter yang dilatih dan siap membantu tetapi masih sering ditemukan tenaga- tenaga medis lain yang belum siap memberikan pelayanan dukungan, pengobatan dan perawatan yang baik terhadap odha. Kesadaran terhadap kewaspadaan universal juga masih rendah dibanyak tempat layanan kesehatan.

Kami sangat berterimaksih telah tersedianya obat ARV namun disayangkan masih banyak dokter -dokter yang kurang menguasai prosedur operasional dalam penanganan ARV baik untuk dewasa dan anak, infeksi oportunistik, co infeksi dan penegahan penularan dari ibu ke anak. Termasuk menangani efek samping, kombinasi obat, informasi tentang kepatuhan, mendeteksi dini kemungkinan resistensi. Obat ARV untuk dewasa dan anak masih terbatas di ibukota propinsi saja, melihat lemahnya sistem penyaluran obat ARV sehingga akses dan distribusi obat masih sering bermasalah. Hal ini berdampak sering terjadi kepanikan dari odha akan terjadinya putus minum obat. Di sisi lain, melihat obat ARV sebahagian besar masih tersedia di tingkat ibukota propinsi, hal ini sangat menyulitkan odha yang bertempat tinggal di kabupaten.

Dengan keluarnya Perpres no 75 tahun 2006 baru - baru ini, menunjukkan kemajuan yang berarti dimana mempunyai sekretariat KPAN yang kuat dan berkomitmen, KPAN saat ini sedang merevisi Strategi nasional periode 2007-2010, mengembangkan Rencana Aksi Nasional dan Anggaran. Hal ini akan sangat membantu mengoptimalkan upaya penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia sehingga para stakeholder tidak berjalan sendiri-sendiri lagi dan semua upaya penanggulangan seharusnya mengacu pada Rencana Aksi Nasional. Hal ini erat kaitannya dengan tema pertemuan nasional saat ini adalah "Menyatukan langkah untuk memperluas respon".

Kemajuan signifikan KPAN belum diikuti sebahgian KPAP dan khususnya ditingkat kabupaten dan kota dimana belum ada sekretariat, staf yang full time, belum ada renstra, pokja, perda dan anggaran. Komitmen sebahagian besar KPA ditingkat propinsi dan kabupaten dan kota masih
bersifat individu.

Kontribusi Lembaga donor banyak membantu upaya penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia sehingga mampu mengerakkan keterlibatan aktif masyarakat mengambil peran berarti dalam penanggulangan HIV/AIDS di daerahnya masing - masing.

Dukungan ini dapat mampu membuat masyarakat melakukan perubahan. Walaupun dukungan ini belum mencakup seluruh propinsi di Indonesia. Dengan segera selesainya Rencana Aksi Nasional diharapkan dapat mengurangi kesenjangan dan duplikasi dukungannya di berbagai daerah.

Pemerintah seharusnya berkewajiban dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dengan dukungan teknis dan dana, dan tidak menggantungkan kepada lembaga donor yang sewaktu-waktu akan selesai mendukung di Indonesia.

Tantangan dalam penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia salah satunya karena hanya sebagian propinsi yang mempunyai anggaran dana dari APBD dan sedikit sekali kabupaten dan kota yang mempunyai anggaran APBD.

Kelihatannya DPRD belum merasa perlu mendukung anggaran dana tersebut. Ini menunjukkan ketidak seriusan wakil rakyat tersebut dalam memandang persoalan HIV/AIDS di daerahnya.

Dengan berbagai tantangan yang kita hadapi sampai saat ini menunjukkan perlunya peran aktif dari berbagai stakeholder untuk meningkatkan peran dan tanggung jawabnya, dibutuhkan kerjasama secara setara dan saling mendukung.

Saya melihat teman-teman odha dan ohidha serta aktivia lainnya telah mengambil peran penting dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di Indonesia.Walaupun masih rendahnya dukungan yang berarti dari berbagai pihak dalam pemberdayaan dan keterlibatan kami dalam berbagai tahap penanggulangan. Kami dengan sukarela, dengan segala keterbatasan kemampuan kami baik pengetahuan, ketrampilan dan dana kami tetap dengan penuh semangat dan komitmen yang tinggi sebagai bagian dari masyarakat untuk terus berjuang dalam epidemi ini.

Para hadirin sekalian, mohon di ingat, kami bukan hanya angka-angka yang Anda bicarakan, kami adalah orang-orang yang mampu memutuskan rantai penularan HIV tetapi bukan berarti ini menjadi tanggungjawab kami saja. Ini adalah tanggung jawab kita bersama.

Libatkan kami! Libatkan dengan berarti! Jangan hakimi kami! Kami bukan musuh, kami bukan bagian dari masalah tapi kami bagian dari penyelesaian masalah!

Kepada semua stakeholder, tanya kami, apa yang kami butuhkan, ajak kami dalam merencanakan, dengarkan suara kami dalam mengambil keputusan. Kalau kami belum mempunyai kemampuan pengetahuan dan ketrampilan, bantu kami dalam meningkatkannya, maka penanggulangan ini akan berhasil.

Perjuangan kami membuahkan hasil, dimana saat ini sudah banyak odha dan ohidha terlibat dalam penanggulangan di daerahnya masing - masing baik secara individu maupun kelompok. Saat ini sudah terbentuk lebih dari 100 kelompok dukungan sebaya di Indonesia. Baik kelompok odha dan ohidha, kelompok orang tua yang mempunyai anak odha, kelompok odha waria, perempuan, gay dan IDU. Kelompok ini berada di 51 kabupaten/kota di 28 propinsi. Melalui kelompok, setidaknya sekitar 3000 odha telah mengambil peran dalam penanggulangan di daerahnya minimal melakukan dukungan sebaya.

Baru dua hari yang lalu terbentuk dan disahkan jaringan Odha dan Ohidha Perempuan di Indonesia bernama Ikatan Perempuan Positif Indonesia yang disingkat IPPI oleh beberapa odha dan ohidha di berbagai propinsi, selamat dan sukses untuk IPPI.

Kami sudah buktikan peran kami. Kami sadar ini belum optimal. Kami sadar masih banyak kekurangan. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, dukung kami! Libatkan kami secara setara dan berarti!

Kami menekankan kepada pemerintah pusat agar mempunyai kepemimpinan yang
kuat terutama dalam koordinasi.

Kami menekankan kepada pemerintah daerah agar Perpres no 75 tahun 2006 segera dilaksanakan secara nyata, anggarkan dana untuk KPAD sehingga peran dan fungsinya berjalan.

Kami menekankan kepada Departemen kesehatan agar layanan kesehatan masyarakat diutamakan dengan membangun sistem kesehatan yang kuat dan jelas, anggaran dana yang cukup. Kami berharap agar dukungan obat ARV dapat terus disubsisi dengan mendekatkan layanan dukungan, pengobatan dan perawatan termasuk ARV ditingkat puskesmas dan menjadi pelayanan satu atap dengan TB dan program harm reduction seperti methadone dan
pertukaran jarum suntik steril.

Kami berharap agar lembaga donor terus mendukung kami, karena kami sangat membutuhkannya tetapi tempatkan kami secara sejajar dan jangan jadikan kami sekedar target program. Jadikan kami mitra kerja sejajar.

Kepada Anggota Dewan yang terhormat, dukung kami dan dukung pemerintah. Pemerintah butuh dana, karena permasalahan HIV/AIDS tidak selesai dengan bicara saja perlu aksi.

Kepada Tokoh Agama dan Masyarakat, kita semua manusia yang punya harkat dan martabat yang sama, hanya Tuhan yang dapat menilai dan menghakimi, mohon jangan kaitkan HIV/AIDS dengan isu moral, karena ini masalah kesehatan. Ayo bicarakan HIV/AIDS ditengah-tengah umat kita, jangan biarkan lebih banyak umat-umat kita terinfeksi HIV/AIDS. Dukunglah orang
yang sudah terinfeksi karena kami juga manusia sebagai mahluk Tuhan.

Kepada teman - teman odha mari kita tingkatkan peran serta kita dengan memberdayakan diri, meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan, melindungi orang lain agar tidak tertular, jaga kesehatan dan tetap semangat! Bagi teman-teman odha yang sudah minum obat jangan lupa diminum obatnya.

Terima kasih.

(Baby Rivona Nasution dari mail-archive.com).

Dapatkan Contoh naskah pidato lainya disini.